Berkunjung ke Rumah Anaknya, Pria Ini Bikin Geger karena Ditemukan Tewas Tergantung  di Jendela

banner 468x60


Gantung diri di Perumahan Bumi Indah Permai, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang,

Polisi memeriksa lokasi pria gantung diri di Perumahan Bumi Indah Permai, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang. (BantenHits.com/Mahyadi)

Serang – Warga Perumahan Bumi Indah Permai, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang,  mendadak geger. Seorang pria yang diketahui bernama Budi Taher (55) dilaporkan tewas gantung diri di jendela rumah anaknya di Blok C8 No 18, RT 08/19,  Rabu malam, 15 Mei 2019 sekitar pukul 21.30 WIB.

Wartawan BantenHits.com Mahyadi melaporkan,  Budi Taher diketahui tengah berkunjung ke rumah anaknya itu. Ketua RT setempat baru mengetahui keberadaan Budi setelah sang anak melaporkan petistiwa gantung diri.

Jasad Budi Taher yang menggantung  pertama kali ditemukan oleh anak-anak korban sekitar jam 21.30 WIB. Mengetahui hal tersebut salah satu tetangga korban melaporkan kejadian tersebut kepada RT setempat.

“Saya ke sini posisi jenazah sudah turun. Saya dipanggil anak tetangga rumah depan (korban). Pertama saya tanya gantung diri sudah diturunin apa belum ternyata sudah di lantai dan saya langsung suruh DKM masjid umumin,” ujar Anton,  Ketua RT 08 kepada awak media di lokasi.

Anton menjelaskan,  lokasi tempat korban gantung diri belum diketahui jelas, namun ia hanya menyebutkan pas ia ke lokasi di temukan kursi di bawah korban gantung diri.

“Posisi di jendela depan rumah, kemungkinan naik kursi karna ada kursi yang jatuh ya. Cuma posisi ketinggian sama badan almarhum saya kurang begitu paham, jendela tidak sampai satu meter,” paparnya.

Anton tak memiliki informasi apapun terkait pelaku gantung diri tersebut, karena pihaknya baru mengetahui yang bersangkutan tinggal di rumah tersebut setelah kejadian.

“Saya kurang tau penyebabnya, saya di sini saya belum tau, selama ini pihak keluarga tidak kasih tau saya bahwa ada orang tua di sini, saya baru tahu ini,” jelasnya.

“Yang tinggal ini mertua pemilik rumah, tinggal berapa lama saya belum paham ya tadi karena tidak ada laporan keluarga korban,” pungkasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Source link

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
author
Penulis: