Maut di Pesta Pernikahan Anak Bos Pupuk di Pakuaji, Tamu Undangan Tewas Tersengat Listrik saat Selamatkan Istri

banner 468x60


Ilustrasi Jenazah

Ilustrasi tamu undangan tewas di pesta pernikahan anak bos pupuk di Pakuaji.(Foto:kompas.com)

Tangerang – Wahyu bin Dadang (54), warga Kampung Duri, Kelurahan Pakualam, Kecamatan Pakuaji, Kabupaten Tangerang, tewas seketika saat tengah menghadiri pesta pernikahan anak tetangganya, Buher, yang dikenal ‘bos besar’ dan orang kaya di tempat tersebut, Minggu malam, 17 Maret 2019.

Salah seorang warga di lokasi yang minta identitasnya tak disebutkan, DMN, kepada BantenHits.com mengungkapkan, Wahyu tewas setelah tersengat listrik yang mengalir pada kabel di salah satu alat dekorasi yang terpasang di tempat itu.

Saat kejadian, dekorasi tersebut hendak menimpa istrinya, namun Wahyu langsung menahannya. Tapi malang, rupanya di dalam dekorasi tersebut ada kabel yang telanjang sehingga Wahyu tersengat aliran listrik hingga tewas seketika.

“Jadi dia (Wahyu) dan istrinya lagi di pesta. Istrinya ketimpa penampang. Ama dia ditahan tapi ada kabel. Akhirnya kesetrum sampai meninggal seketika,” jelas DMN, Senin siang.

Selain Wahyu, lanjutnya, warga lainnya di arena pesta yang berusaha menolong Wahyu, turut menjadi korban namun tidak sampai luka.

Nama Buher bagi orang Tangerang bukanlah orang baru dikenal. Buher merupakan pemilik salah satu restoran terkemuka di sekitar Bandara Soekarno-Hatta Tangerang. Dia juga dikenal warga sebagai bos pupuk, karena dia memiliki toko pupuk di Pasar Pakuaji.

Polisi Menolak Menjelaskan

Kapolsek Pakuaji AKP Suyatno membenarkan peristiwa maut di pesta pernikahan bos pupuk tersebut. Menurutnya, korban meninggal hanya satu dan tak ada korban lainnya.

Suyatno menolak menjelaskan kronologi kejadian tersebut dengan alasan kemanusiaan kepada keluarga korban yang masih berduka atas kejadian tersebut.

“Kasihan. Kita harus jaga perasaan keluarganya,” ujarnya singkat saat dihubungi BantenHits. com. 

Sementara itu, warga mendesak supaya peristiwa maut di pesta pernikahan diselidiki polisi karena peristiwa tersebut nyaris memakan banyak korban.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Source link

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
author
Penulis: