PKL Stadion Ciceri Tunggu Kepastian Relokasi

Tidak ada komentar 2 views
banner 468x60


Sejumlah lapak pedagang di sekitar Stadion Maulana Yusuf Kota Serang dibongkar, Rabu (2/1/2019). (Ade/bantennews)

SERANG – Setelah penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Stadion Maulana Yusuf Kota Serang beberapa waktu lalu, para pedagang masih menunggu kepastian relokasi lapak dagangan mereka.

Koordinator Pedagang Kaki Lima (PKL) Stadion Maulana Yusuf, Iman Setia Budi mengatakan para PKL minta kepastian terkait penggusuran di Stadion Maulana Yusuf, karena hingga kini belum tersedia fasilitas PKL untuk berjualan.

“Saya kira, Pemkot Serang belum menyediakan fasilitas untuk PKL berjualan. Sedangkan di Kepandean hanya tersedia tempatnnya saja,  dan fasilitasnnya belum ada. Makanya kami meminta kepastian, kapan bisa berjualan kembali,” ujarnya, Selasa (12/2/2019).

Budi menegaskan, ia bersama sekitar 600 PKL Stadion Maulana Yusuf akan melakukan aksi apabila hingga bulan depan belum ada kepastian dari Pemkot Serang.

“Intinya mah, PKL ini meminta kepastian tempat berjualan dengan fasilitas yang tersedia seperti di stadion. Jadi bukan hanya lahan saja,” harapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop) Kota Serang, Achmad Benbela mengaku saat ini memang anggaran untuk relokasi PKL belum ada. Sedangkan biaya Rp160 juta yang telah disiapkan hanya untuk membangun tenda terlebih dahulu.

“Kalau anggaran untuk relokasi mah sebetulnya tidak ada. Yang ada hanya pemasangan untuk awning. Nanti saya bisa ngomong setelah turunnya anggaran, untuk mencari solusi relokasi itu,” ujarnya.

Menurutnya, program ini dapat tercapai sesuai janji 100 hari kerja kepala daerah. Karena untuk penganggaran relokasi, pemasangan paving block jalan, listrik serta fasilitas MCK sudah dianggarkan pada APBD 2019 nanti.

“Sedangkan untuk yang akan mengisi lokasi tersebut adalah para pedagang yang awalnya telah didata oleh kami,” ucapnya. (Dhe/Red)



Source link

Pencarian Terkait

Email Autoresponder indonesia
author
Penulis: